
PAMEKASAN – Guna merawat warisan para ulama, Pimpinan Ranting (PR) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kacok, menggelar _khatm al-Qur’an_, Jumat (5/12/2025) di kediaman Rusmiati, Kacok, Palengaan, Pamekasan.
Ketua PR Fatayat NU Kacok, Syamsiyah menyampaikan, kegiatan yang digelarnya merupakan upaya meraih keberkahan Allah SWT serta _muassis_ NU.
”Kegiatan ini kami lakukan hanya ingin mendapatkan rida dari Allah SWT, dan mencontoh _muassis-muassis_ NU terdahulu, serta ingin diakui sebagai santri KH.Hasyim Asy’ari,” tutur ibu dua anak tersebut.
Lebih lanjut, alumnus Pondok Pesantren (Ponpes) Miftahul Ulum Kebun Baru, Kacok, Palengaan, Pamekasan itu mengatakan, kegiatan itu juga sebagai upaya menjaga warisan ulama.
“Untuk menjaga yang diperjuangkan oleh ulama dan kiai NU agar tidak vakum dan terus berlanjut sampai _yaum al-qiyamah_. Mempertahankan yang baik yang sudah ada dan mengambil hal-hal baru yang lebih baik,” katanya.
Tidak hanya itu, kegiatan ini, menurut Syamsiyah, juga bertujuan menggali potensi para anggota
”Supaya kaum wanita juga sama-sama eksis di pengajian Fatayat. Karena di Fatayat tidak hanya _khatm al-Qur’an_, tetapi kita juga menggali potensi bagi siapa yang memiliki bakat sehingga setiap pertemuan itu menampilkan sesuai di bidangnya,” pungkasnya.(Anggi MNU – II.11.003 / Ahnu)
No Comments