
PAMEKASAN – Pimpinan Ranting (PR) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Palengaan Daja, adakan sosialisasi literasi sebagai bentuk melestarikan budaya membaca bagi siswa siswi Madrasah Tsanawiyah (MTS) Al-Hamidy, di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Hamidy Karang Tengah, Dusun Londelem, Desa Palengaan Daja, Palengaan, Pamekasan, Ahad (26/04/2026)
Sosialisasi tersebut bertujuan untuk mengenalkan IPNU IPPNU kepada siswa siswi MTS Al-Hamidy sekaligus melatih public speaking anggota IPNU IPPNU Palengaan Daja yang notabene kader baru dalam berperan sebagai pemateri, moderator atau Master of Ceremony (MC).
ketua IPNU Palengaan Daja Ach Fatoni menyampaikan, sosialisasi ini disamping sebagai bentuk melestarikan budaya membaca juga bertujuan agar siswa siswi dapat membedakan berita hoax dan tidak.
“Selain bertujuan untuk melestarikan membaca, sosialisasi ini juga sebagai bentuk pengenalan penting nya literasi di era digital agar kita bisa membedakan antara berita hoax dan tidak. dalam istilah lain, saring sebelum sharing,” paparnya.
Sementara itu, salah satu staf pengajar di Ponpes Al-Hamidy, Solal dalam sambutannya mengatakan, pentingnya literasi ini untuk mengasah kemampuan otak peserta didik kemudian dikembangkan, karena pembelajaran tidak cukup hanya dilakukan di kelas saja.
“Literasi merupakan kemampuan yang dimiliki oleh individu untuk menangkap apa yang ada di pikiran kita. artinya, untuk mengasah otak anak-anak ku sejauh mana kemampuan kita, maka kita kembangkan. seperti kemampuan membaca, menulis, berfikir dan mengolah sebagai nya. artinya, kalo hanya dicukupkan dalam kelas sebenarnya sudah bagus tapi kurang sempurna,” tuturnya.
Sambung Solal, beliau juga mengapresiasi program yang diadakan oleh IPNU IPPNU Palengaan Daja merupakan upaya pengkaderan yang bagus, beliau juga menyebut program sosialisasi ini sangat penting karena santri tidak hanya belajar tentang agama saja melainkan banyak ilmu-ilmu seperti ilmu teknologi yang belum diketahui.
“Sebagai peserta didik dari kalangan santri, kita tidak hanya mengenyam pendidikan agama saja, banyak di luar sana ilmu-ilmu yang belum kita pahami, seperti ilmu teknologi. mungkin yang kalian ketahui hanya whatsApp, facebook dan tiktok, padahal masih banyak program lainnya. IPNU ini bagus, mereka menciptakan pengkaderan yang menarik anak-anak,” tutupnya.
Pewarta : Lutfia
Editor : Azmi
No Comments