
PAMEKASAN – Pembentukan Pimpinan Komisariat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PK IPNU IPPNU) menjadi Program Kerja (Proker) utama Pengurus Ranting (PR) IPNU IPPNU Palengaan Daja.
Latar belakang pembentukan PK ini, ketika sowan pada bulan Juli 2025 ke KH. Muchlis Nasir sehingga diberikan arahan, salah satunya pembentukan komisariat.
Kala itu, Kiai Muchlis masih menjabat sebagai ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Palengaan.
Kiai Muchlis menyampaikan, keinginan sedari dulu untuk membentuk PK beberapa lembaga atau sekolah berafiliasi NU di Desa Palengaan Daja.
“Keinginan saya dari dulu yaitu membentuk PK di beberapa lembaga NU se-Palengaan, dan Alhamdulillah sudah ada beberapa lembaga pesantren sudah mendirikan, saya berharap hal tersebut juga menjadi salah satu proker PR IPNU IPPNU Palengaan Daja,” tuturnya.
Menanggapi dauh Kiai Muchlis, ketua IPNU Palengaan Daja Ahmad Fatoni antusias dengan program tersebut hingga menjadikannya sebagai salah satu proker utama PR IPNU IPPNU Palengaan Daja.
“Mari jadikan keinginan KH Muchlis sebagai Proker utama kita,” ucapnya, saat raker PR IPNU IPPNU Palengaan Daja.Dalam raker tersebut,
Fatoni juga menuturkan pandangannya terhadap beberapa lembaga NU Palengaan Daja yang akan dibentuk PK.
“Ada beberapa lembaga NU yang sepertinya bisa dibentuk PK, selain Sumber Daya Manusia (SDM), lembaga tersebut juga dimiliki oleh salah satu pengurus NU Palengaan,” imbuhnya.
Selain Fatoni, Proker yang disampaikan Kiai Muchlis juga disambut baik oleh dewan pengasuh salah satu lembaga pendidikan di Palengaan Daja, Moh Ahnu Idris.
Menurutnya, program tersebut bagus untuk melebarkan sayap IPNU-IPPNU Palengaan Daja.
”program yang bagus, jika dapat memenuhi syarat, saya akan membentuk juga di lembaga ini,” singkatnya. (lutfiyah MNU – II.11.008/ azmi)
No Comments