
PAMEKASAN – Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Pamekasan melaksanakan kegiatan Halalbihalal dengan bersilaturahmi ke kediaman KH. Muchlis Nasir, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pamekasan, Rabu (1/4/2026) di Kampung Aswaja, Dusun Kembang, Desa Palengaan Daya, Palengaan, Pamekasan.
Dalam kegiatan tersebut, Kiai Muchlis menyampaikan tiga pesan utama sebagai arah penguatan organisasi, yakni pentingnya kemandirian Nahdlatul Ulama, penguatan kaderisasi berbasis lembaga pendidikan, serta pembenahan infrastruktur organisasi.
“Kemandirian NU menjadi hal yang sangat penting untuk terus kita ikhtiarkan bersama, agar organisasi ini mampu berdiri kokoh dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” tuturnya.
Selain itu, Kiai Muchlis juga mendorong agar setiap lembaga pendidikan yang berada di bawah naungan NU dapat menjadi basis kaderisasi dengan menghadirkan IPNU dan IPPNU sebagai wadah pembinaan pelajar.
“Lembaga pendidikan NU harus menjadi ruang tumbuhnya kader. Maka, keberadaan IPNU dan IPPNU di setiap lembaga pendidikan menjadi hal yang perlu terus diupayakan,” lanjutnya.
Tidak hanya itu, mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Surabaya itu juga menyoroti pentingnya pembenahan infrastruktur organisasi, termasuk kantor, sebagai pusat pelayanan dan aktivitas jam’iyah.
“Perbaikan infrastruktur, khususnya kantor PCNU [Kabupaten Pamekasan], juga menjadi bagian dari ikhtiar kita dalam menunjang jalannya organisasi agar lebih optimal,” tambahnya.
Kegiatan Halalbihalal tersebut merupakan bagian upaya merawat ukhuwah nahdliyah sekaligus meneguhkan nilai adab, khidmah, dan tawaduk dalam relasi antara kader pelajar NU dengan para kiai. Rombongan PC IPNU Kabupaten Pamekasan hadir dengan penuh khidmah dan disambut hangat oleh Kiai Muchlis dalam suasana kekeluargaan.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua PC IPNU Pamekasan menyampaikan, legasi kepemimpinannya dalam satu periode ini difokuskan pada penguatan kaderisasi serta kemandirian ekonomi pelajar NU.
“Dalam satu periode ini, kami menitikberatkan pada dua hal utama, yakni penguatan kaderisasi dan kemandirian ekonomi pelajar NU,” ungkapnya.
Ia menegaskan, kaderisasi yang kuat menjadi fondasi utama dalam menjaga keberlangsungan organisasi, sementara kemandirian ekonomi menjadi bagian penting dalam membangun kemandirian gerakan pelajar NU ke depan.
Usai halalbihalal, rombongan melanjutkan agenda tour religi ke maqbarah para pendiri IPNU dan IPPNU sebagai bagian refleksi Harlah serta peneladanan perjuangan para muassis.
Kontributor: Robith
Editor: Ahnu
No Comments