Korkap Soroti Kasus Kehilangan: Keamanan Pesantren Dituntut Lebih Waspada‎

1 minutes reading
Wednesday, 8 Jul 2026 00:24 0 30 Media NU Palengaan

PAMEKASAN — Koordinator Keamanan Antar Pesantren (Korkap) menggelar pertemuan evaluasi di Pondok Pesantren Miftahul Ulum, Sumur Tengah, Dusun Nagasari, Desa Palengaan Laok, Palengaan, Pamekasan, Senin (06/07/2026) Malam.‎‎

Pertemuan yang dipimpin oleh Ustaz Vaiz tersebut fokus membahas maraknya kasus kehilangan barang milik santri di lingkungan pesantren. Dalam forum tersebut, Ustaz Vaiz mengungkapkan urgensi diangkatnya tema ini.‎‎

“Kami mengangkat tema kehilangan tujuannya mencari solusi agar dapat meminimalisir angka kehilangan di kalangan santri,” tuturnya.‎‎

Senada dengan hal tersebut, Ustaz Asal PP Puncak Darussalam menekankan agar petugas keamanan mengubah pola pikir dan senantiasa waspada.Menurutnya, kewaspadaan harus ditingkatkan justru di area yang dianggap aman.‎‎

“Keamanan itu harus ‘suuzan‘. Sebab, sektor yang dianggap paling aman, justru di situlah yang paling rentan terjadi pencurian,” tegas Ustaz Ahmad.‎‎

Menyimpulkan diskusi tersebut, Sekretaris Korkap merumuskan empat langkah pencegahan yang direkomendasikan bagi seluruh pesantren anggota, yaitu: 1. Sterilisasi kamar saat tidak digunakan; 2. Pemasangan CCTV di titik-titik rawan; 3. penitipan uang kepada ketua kamar atau pengurus yang berwenang; 4. Sosialisasi aturan dan sanksi tegas terkait tindakan pencurian kepada seluruh santri.

‎‎”Langkah ini diharapkan dapat mempersempit celah kejahatan agar kegiatan belajar santri tetap tenang dan aman,” pungkas Sekretaris Korkap.


Pewarta : Ikrom

Editor :Ahnu

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *