
JOMBANG — Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (Kopri) Jawa Timur meluncurkan hijab berkode batang sebagai media pengenalan budaya kepada Generasi Z.
Produk tersebut diluncurkan di stan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kawasan Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama, Tambakberas, Jombang.
Kode batang yang disematkan pada hijab dapat dipindai untuk mengarahkan pengguna ke situs web berisi informasi mengenai budaya yang direpresentasikan melalui setiap motif. Kopri Jawa Timur mengklaim produk tersebut sebagai hijab berkode batang pertama di Indonesia.
“Kami bisa mengklaim bahwa produk ini merupakan hijab berkode batang pertama di Indonesia yang bisa mengantarkan pengguna ke situs web kami,” ungkap Nadia Humaira, Jumat (28/08/2026).
Nadia menjelaskan, desain hijab tersebut mengadopsi motif budaya dari sejumlah daerah di Indonesia, termasuk Madura dan Maluku. Setiap motif juga diproduksi dalam beberapa pilihan warna.
“Isinya edukasi budaya pada motif di hijab ini. Motifnya bukan motif sembarangan. Kami mengadopsi dari berbagai daerah, di antaranya Madura, Maluku, dan lain sebagainya. Setiap motif juga memiliki varian warna,” katanya.
Mahasiswi Universitas Islam Malang (Unisma) itu menuturkan, produk tersebut dikembangkan untuk mengolaborasikan hijab sebagai identitas keislaman dengan nilai-nilai budaya. Inovasi itu diharapkan dapat menjadi sarana pelestarian budaya sekaligus membangkitkan minat literasi di kalangan Generasi Z.
“Kami berusaha mengolaborasikan ikon Islam, yaitu hijab, sebagai media pelestarian budaya. Sebab, sekarang literasi budaya Generasi Z sangat sulit. Ini sebagai upaya kami untuk menghidupkan kembali semangat berliterasi melalui hijab,” pungkasnya.
Pewarta:Zainur
Editor:ahnu
No Comments