
PAMEKASAN – Sekitar 2.700 warga Nahdlatul Ulama (NU) atau yang biasa disebut nahdliyin sekecamatan Palengaan akan menghadiri acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw Sekaligus Lailatul Ijtima’ yang digelar oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pamekasan, Selasa (26/08/2025) mendatang, di Lapangan Pegantenan.
Jumlah itu berdasarkan laporan yang disampaikan oleh para Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) se-Kecamatan Palengaan pada pelaksanaan rapat koordinasi yang dilaksanakan oleh Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Palengaan, Jumat malam (22/08/2025), di Aula Lantai 2 Kantor MWCNU Kecamatan Palengaan.
Kepada Media NU Palengaan, Ustaz Rusdi Sukma mengatakan, jumlah tersebut kemungkinan besar akan bertambah mengingat para ketua lembaga, lembaga khusus dan badan otonom (Banom) belum melaporkan jumlah kader yang akan hadir pada acara peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw. sekaligus Lailatul Ijtima’ itu.
“Lembaga-lembaga dan Banom di lingkungan MWCNU Kecamatan Palengaan belum menyetorkan jumlah kader yang akan ikut Pegantenan,” ujar Sekretaris MWCNU Kecamatan Palengaan itu.
Ustaz Rusdi melanjutkan, Banom-banom keperempuanan, baik di tingkat MWCNU maupun PRNU sekecamatan Palengaan, juga belum melaporkan jumlah kader yang akan menghadiri agenda tersebut.
“Di Palengaan, setiap ada kegiatan NU yang melibatkan massa besar, Banom-banom NU keperempuanan itu biasanya mengoordinasi sendiri. Jadi 2.700 itu muslimin semua,” ucapnya.
Tidak hanya itu, alumnus Pondok Pesantren Miftahul Ulum Kebun Baru, Kacok, Palengaan itu melanjutkan, beberapa pesantren NU juga belum menentukan jumlah.
“Karena biasanya pesantren-pesantren di Palengaan juga turut mengirimkan santrinya untuk mengikuti agenda-agenda yang digelar NU,” imbuhnya.
Ustaz Rusdi menegaskan, angka 2.700 masih bersifat sementara, karena hanya estimasi awal. Bisa saja, menurutnya, jumlah itu akan menyentuh angka 3.000, bahkan lebih, ketika pesantren-pesantren melaporkan jumlah santri yang akan diikutkan pada agenda yang akan dihadiri oleh KHR. Ahmad Azaim Ibrahimy Sukorejo tersebut. (varuq/azmi/ahnu).
No Comments