
PAMEKASAN – Guna melestarikan tradisi pesantren, Ikatan Himpunan Santri, Alumni dan Simpatisan (IHSAN) Pondok Pesantren (PP) Miftahul Ulum Masaran menggelar ngaji kitab, Senin malam (01/11/2025) di kediaman H. Saiful, Rek Kerrek, Palengaan, Pamekasan.
Dalam agenda bulanan yang dilaksanakan setiap hari Senin malam minggu pertama tersebut, para alumnus mengkaji kitab Bulughul Maram karya Imam Ibnu Hajar al-‘asqalani.
Ach Ghufron, Wakil ketua IHSAN mengatakan, kegiatan yang digelarnya merupakan upaya mengimplementasikan keilmuan yang diperoleh di pesantren serta upaya melestarikan tradisi ngaji kitab kuning.
“Sekarang yang seharusnya membaca kitab kuning bukan hanya santri saja, tetapi alumni juga mempunyai peran signifikan untuk tetap mengamalkan ilmunya agar terus melestarikan kitab kuning dan menjaga tradisi pesantren melalui kegiatan yang di lakukan alumni,” jelas alumnus Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Madura tersebut.
Lebih lanjut, pemuda yang berprofesi sebagai dosen di Institut Agama Islam Miftahul Ulum (IAIMU) Pamekasan tersebut berharap, pondok pesantren dapat menjadi sarana terbaik bagi para orang tua dalam menimba ilmu.
“Harapan ke depan kegiatan ini agar menjadi contoh kepada orang tua, alumni dan santri untuk mencontoh tradisi pesantren, serta agar bisa menjadi wasilah untuk orang non pesantren supaya memondokan anaknya kepada pesantren,” pungkasnya. (Zainor/Ahnu)
No Comments