
PAMEKASAN — Ketua Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Pamekasan, Nyai Mariatul Qibtiyah, mengajak kader Fatayat NU di Kecamatan Palengaan memperkuat komitmen berorganisasi meskipun berkeluarga.
Ajakan itu disampaikan dalam Pelantikan Raya Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU dan pimpinan ranting se-Kecamatan Palengaan di Pondok Pesantren Sirojut Tholibin, Tamansari, Palengaan Laok, Palengaan, Pamekasan, Ahad (20/09/2026).
“Mari kita sama-sama berkomitmen karena sebagian dari pengabdian kalian tidak akan sia-sia,” kata Nyai Qib, sapaannya.
Ia mengajak kader mensyukuri kesempatan menjadi bagian dari Fatayat NU. Menurutnya, tidak semua perempuan memperoleh kesempatan yang sama untuk bergabung dalam organisasi tersebut.
“Sahabat patut bersyukur karena masih diberi kesempatan oleh Allah Swt. untuk menjadi bagian dari Fatayat ini karena banyak perempuan yang merasa iri dengan kita,” ujarnya.
Nyai Qib menilai dukungan dan izin keluarga merupakan bagian penting dalam menjalankan pengabdian di Fatayat NU.
“Tidak mudah kita berkhidmat di Fatayat jika tidak terjalin komunikasi dengan keluarga. Tidak mungkin kalian duduk di sini, berada di tempat ini, dan membaca ikrar tanpa ada izin dari keluarga,” jelasnya.
Menurut dia, kader yang berkeluarga perlu membangun komitmen agar kegiatan organisasi dan tanggung jawab rumah tangga dapat berjalan tanpa merugikan pihak lain.
“Komitmen saya dalam membangun rumah tangga, di mana saya dan suami sama-sama berada dalam kegiatan yang berbeda. Karena komitmen kami kuat, kami tidak saling menyalahkan dan tidak ada yang merasa dirugikan,” tuturnya.
Ia juga menyebut pengabdian melalui organisasi NU maupun ikatan alumni dapat memberikan makna dalam kehidupan.
“Orang hidup tanpa pengabdian, tanpa berkhidmat dalam apa pun, baik dalam organisasi NU maupun alumni, hidupnya terasa hampa,” katanya.
Reporter: Ruqoy
Editor: Ahnu
No Comments